Memaknai Fisika, Fisika Memaknai Hidup

Bukan sebuah kebetulan saya menjadi salah satu mahasiswa jurusan Fisika di ITB. Meskipun pada awalnya ada orang orang yang berdecak kagum, karena memang pelajaran fisika merupakan pelajaran yang banyak dibenci orang, tapi tak sedikit juga yang mencibir dan menganggap kuliah di jurusan fisika, prospek masa depannya tidak jelas.

Ternyata oh ternyata, tidak seperti itu pada kenyataannya.

Setelah merasakan 1 tahun lebih menjadi mahasiswa Fisika, barulah saya dapat inspirasi akan jadi apa saya di fisika.

Saya mulai tertarik dengan dunia Forensik. Ya tentu saja, itu karena saya dapat inspirasi dari menonton film-film detective yang sering saya nikmati, hahaha😀

Karenanya, saya berniat menggeluti hal ini selama di fisika, terutama setelah menonton film  “Galileo”. Maka saya putuskan semester ini mengambil mata kuliah Biofisika. Dosen mata kuliah ini bernama Dr. rer.nat. Freddy Haryanto. Beliau mengajar dengan cara yang menarik, dan yang membuat saya paling terkesan karena beliau lulusan  S3 dari Universitat Tubingen, Jerman (2003) dan pernah jadi Researcher at Department of  Medical Physics, Radioonkologic. Huaaaaaa Jermaaaaaannnnnn…..!!!

Saya terobsesi ingin pergi ke Jerman, dan saya niatkan untuk bisa kuliah S2 atau S3 disana, insyaAllah. (*aamiin 1000x).

Mulai saat ini saya bertekad, akan menekuni kejurusan saya, terutama di bagian Physical Forensic. Hal ini bisa sering mengingatkan saya tentang kematian. Mengingat kematian adalah salah satu cara menjadi orang yang paling cerdas menyikapi hidup di dunia. Dan setau saya bidang forensik ini belum banyak dilirik orang, bahkan oleh orang kedokteran sekalipun.hehehe🙂

Kata dosen Gelombang saya, Pak Bagus, belajar fisika bukan sekedar mengingat rumus atau pintar menurunkan rumus saja menggunakan matematika. Matematika hanya alat bantu untuk menalarkan hal fisis tersebut. Kita sebagai fisikawan itu belajar fisisnya. Kita harus bisa membayangkan sebuah kejadian di sekitar kita. Berusaha menggambarkannya dalam pikiran kita. Dan itu real terjadi, fenomena alam. Fenomena alam bukanlah sebuah kejadian kebetulan. Belajar Fisika berarti belajar memahami Alam. Belajar mensyukuri hal yang Allah berikan pada kita.

Menerawang alam semesta melalui fenomena alam merupakan aksi mencoba mengerti ciptaan TUHAN. Darisana terpapar kebesaran TUHAN dan keinsyafan akan ketidakberartian manusia, sehingga kita wajib berbuat baik kepada sesama makhluk Tuhan. ~ Prof. Freddy Permana Zein, D.Sc

“Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.(QS. Ar-Rad, 13: 3-4)

Saya bersyukur jadi mahasiswa Fisika, bertemu dosen-dosen yang mengajarkan penafsiran alam kepada saya, mengajarkan cara terbaik menafakuri ke-Besaran Allah. Dan belajar memanfaatkan alam dengan baik sebagai salah satu tugas Khalifah di muka Bumi. Belajar di jurusan Fisika juga bisa belajar aqidah loh..(*loh kok??). Ya, kami mahasiswa tingkat 3 yang mengambil mata kuliah Fisika Kuantum, sering mendapat ceramah tentang Aqidah setiap hari Jumat dari Pak Prof. Freddi P. Zen. heheh🙂

Yang mau ikut kuliahnya sok aja masuk kelas 1201 hari jumat jam 07.30. Tapi ga bileh terlambat, ntar diusir bapaknya.🙂

Maka dengan yakin saya membuat statement, belajar Memaknai Pelajaran Fisika berarti Belajar Memaknai Kehidupan.

Semangat …..!!!!

” Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kau dustakan?? ” (Ar-Rahman)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s