Saat jumlah yang banyak itu dipertanyakan…

“Kalian (muslimin) akan diperebutkan oleh umat-umat lain seperti orang-orang yang siap memakan (hidangan) yang ada di hadanpannya”. Kami (para sahabat) bertanya. “Apakah diakarenakan jumlah kita SEDIKIT pada saat itu, wahaiRasulullah?” Nabi menjawab, “Tidak, bahkan jumlah kalian banyak, namun kalian seperti BUIH di air bah, sungguh Allah akan mencabut rasa TAKUT dari hati musuh-musuhmu, dan sungguh Allah akan memasukkan penyakit WAHN dalam hatimu.” Kami bertanya, “Apa penyakit wahn itu wahai Rasulullah?” Beliau menajwab, “CINTA DUNIA DAN TAKUT MATI”

Saat seseorang bertanya, “Dimana Kader kita saat dibutuhkan?Disini tak ada, disana tak ada, dimana kalian? Katanya kita terbesar dan tersebar?”
Apakah sedang mengerjakan amanah yang lain?
Apakah terlalu sibuk dengan akademiknya?
Apakah saking bingungnya mengerjakan apa sehingga tidak memilih amanah apapun?

Membaca hadist diatas membuat saya merinding, jangan jangan karena memang kualitas kita yang masih rendah. Kapasitas kita yang memang belum sanggup memegang berbagai amanah kampus. Jangan-jangan pembinaan kita sendiri masih kacau balau. Bahkan mungkin kita masih berpikir-pikir dahulu atau malah enggan untuk memiliki binaan.
Menjadi sebuah sentilan kecil yang menyakitkan saat mengingatnya.

Saya pikir kita harus mulai menyadari diri, sudah sampai dimana kemampuan dan kualitas kita.
Dan tidak cukup kita hanya datang mentoring satu pekan sekali.

Tak cukup hanya saling menyalahkan satu sama lain

Tak cukup hanya saling tegur di dunia maya

Tak cukup hanya berdebat tentang ini
Kita butuh lebih dari itu.
Kaderisasi ala Rosulullah.
Kaderisasi yang berlandaskan cinta dan pemahaman, bukan sekedar ikut ikutan belaka.
Masih banyak yang harus kita lakukan, terutama saya pribadi.
Dan saya harus berjuang, ini bukan PR yang hanya bisa dikerjakan satu orang saja, bahkan bagi orang super sekalipun.
Ya Rabbi, tuntunlah kami agar kami selalu berada dalam keridhoan-Mu
Lindungi kami dari perbuatan yang salah dan menyimpang dari ajaran-Mu
Kuatkan ikatan antara hati-hati kami ya Allah
Persatukan kami di jalan-Mu
Dan jadikanlah jalan ini jalan terakhir kami sampai suatu hari tiba saatnya berjumpa dengan-Mu, Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s